Skip to main content

Nafsu bagai Bayi

Kalam Al-Bushiri

والنفس كالطفل إن تهملهُ شبَّ على
حب الرضاعِ وإن تفطمهُ ينفطم

Nafsu bagai bayi, bila kau biarkan ia akan tetap menyusu.
Namun apabila engkau sapih, maka ia akan tinggalkan kebiasaan menyusu itu.

Jika saja kau dapat mengendalikan nafsu dari makan dan minum, hal ini bentuk kinayah dari perbuatan maksiat dan menikmati bentuk kenikmatan syahwati, maka niscaya akan terhalang dari perbuatan maksiat itu, karena nafsu itu bagaikan bayi yang masih menyusu pada ibunya.

Kalau dibiarkan ia akan tetap menyusu sampai dewasa, sebaliknya kalau dilepas, ia tidak akan mengalami bahaya apapun.

Comments

Popular posts from this blog

Pesan Umma

"Ketika kamu sudah dewasa kamu akan diperlakukan buruk dan dikecewakan oleh banyak manusia. Tapi sesedih dan semarah apapun kamu tetaplah jadi baik."

Kenapa Hidup ini Melelahkan?

Kenapa hidup ini melelahkan? Karena bukan tempat untuk beristirahat. Jika tidak, kau akan lelah di kehidupan selanjutnya.

Dr Drs Imran MSi MA (Pj. Walikota Lhokseumawe) bersama Abu H. Ibrahim di Kompleks Dayah Darul Yaqin