Tasawwuf

Sebagai Hamba,Kita wajib tau Kewajiban

٣. اَرِحْ نَفسك من التـدْ بـِيرفما قام به غيرُك عَنْك لا تقـُمْ به لنـَفـْسك

"Istirahat/enakkan dirimu/pikiranmu dari kesibukan mengatur dirimu, dari apa-apa yang telah diatur/dijamin oleh selain kamu (yaitu Allah), tidak perlu engkau ikut sibuk memikirkannya."

Yang di maksud Tadbir (mengatur diri sendiri) yaitu tidak di barengi dengan Tafwidh (menyerahkan kepada Allah). Apabila Tadbir itu dibarengi dengan Tafwidh maka diperbolehkan.

Bahkan Rasulullah bersabda: At-tadbiiru nishful ma‘isyah. "Mengatur apa yang menjadi keperluan itu sebagian dari hasilnya mencari ma’isah/penghidupan)."
Hadits ini mengandung anjuran untuk membuat peraturan didalam mencari fadholnya Allah.

Pengertian Tadbir disini ialah menentukan dan memastikan hasil. karena itu semua menjadi aturan Allah.
Al-hasil, Tadbir yang dilarang yaitu ikut mengatur dan menentukan/memastikan hasilnya.

Sebagai hamba harus mengenal kewajiban, sedang jaminan upah ada di tangan majikan, maka tidak usah risau pikiran & perasaan untuk mengatur, karena kuatir kalau apa yg telah dijamin itu tidak sampai kepadamu atau terlambat, sebab ragu terhadap jaminan Allah tanda lemahnya iman.

No comments:

Post a Comment