Skip to main content

Study Tour ke Makam Malikusaleh dan Rumat Adat Cut Mutia


Kegiatan study tour baru pertama kali dilaksanakan oleh SMP Dayah Darul Yaqin pada tahun 2017. Tempat yang dikunjungi yaitu Makam Sultan Malikusaleh dan Rumah Adat Cut Mutia.

Tempat pertama dikunjungi yaitu Makam Malikusaleh. Disana siswa belajar tentang sejarah kerajaan Samudra Pasai yang merupakan kerjaan pertama Islam yang dipimpin oleh Sultan Malikusaleh. Makam Sultan Malikussaleh terletak di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Makam Sultan Malikusaleh, setiap hari dipadati oleh para pengunjung baik wisata yang ada di Aceh maupun turis. 
rata- rata para pengunjung ingin ziarah dan ingin melihat langsung makam Raja pertama di Kerajaan Samudera Pasai, yang merupakan Kerajaan pertama Nusantara yang pernah menyebarkan Islam di Asia Tenggara tahun 1270-1297 M.
Selain itu ada kegiatan lain yang dilakukan pengunjung yaitu melaksanakan ibadah seperti mengaji, melepas nazar dan salat. Namun, ada juga yang datang dari luar negeri untuk menggali sejarah singkat mengenai kejayaan Raja Malikussaleh dan sejumlah situs sejarah yang ada di Kecamatan Samudera. Aceh Utara.
Setelah mempelajari sejarah yang ada dimakam Malikusaleh, guru dan siswa berkunjung ke tempat terakhir yaitu Rumah Adat Cut Mutia. Rumah Cut Meutia ini berada di Desa Mesjid Pirak, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara. 

Kegiatan yang dilaksanakan oleh siswa yaitu mencatat situs sejarah serta peninggalan yang ada di rumah Cut Mutia. Laporan dikumpulkan kepada guru IPS.  


Comments

Popular posts from this blog

Pesan Umma

"Ketika kamu sudah dewasa kamu akan diperlakukan buruk dan dikecewakan oleh banyak manusia. Tapi sesedih dan semarah apapun kamu tetaplah jadi baik."

Kenapa Hidup ini Melelahkan?

Kenapa hidup ini melelahkan? Karena bukan tempat untuk beristirahat. Jika tidak, kau akan lelah di kehidupan selanjutnya.

Dr Drs Imran MSi MA (Pj. Walikota Lhokseumawe) bersama Abu H. Ibrahim di Kompleks Dayah Darul Yaqin